Selasa, 16 Juli 2013

Mencari Sosok Pahlawan Pekalongan
MENYEBUT nama KH Abdul Gaffar Ismail secara spontan pasti menyebut nama Kota Pekalongan. Meski lahir di Padang, 11 Agustus 1911, dia telah mengabdikan hidupnya selama setengah abad untuk membina umat di Pekalongan.

Oktober 1935, Gaffar masuk Pekalongan naik kereta api SS (Staats Spoorwagen) dari Batavia  (Jakarta) setelah pelayaran dari Teluk Bayur Padang dengan kapal KPM (Koninklijke Paketvaart Maattschappij).

Aktivis partai Persatuan Muslim Indonesia (Permi) Sumatra Barat  tersebut harus menjalani masa pembuangan di kota pesisir Pekalongan. Kedatangannya diterima dengan baik oleh tokoh muslim Pekalongan, tentu dalam pengawasan intel kolonial Politiek Inlichtingche Dienst (PID).

Selasa, 09 Juli 2013

USIR BATU GINJAL DENGAN TEMPUYUNG
          Kita tentu pernah mendengar tentang batu ginjal. Dimana gejala awalnya adalah nyeri hebat pada pinggang yang dapat menyebar ke perut bagian bawah. Batu ginjal sendiri adalah partikel padat seperti kerikil yang terdapat di berbagai bagian sistem kemih. Banyak cara dilakukan untuk mengobati penyakit ini diantaranya bahkan harus melalui operasi. Karenanya tidaklah heran orang berlomba-lomba mencari pengobatan tradisional untuk menghindari kata operasi ini. Salah satu tanaman yang secara empiris telah lama digunakan untuk mengatasi batu ginjal diantaranya adalah tempuyung.

Mengenal Tempuyung
          Tempuyung atau dalam bahasa latinnya Sonchus arvensis (L) adalah yang tingginya sekitar 0,6 – 1,5 meter. Tumbuh secara liar di Jawa terutama di daerah yang sering diguyur hujan dengan daerah 50 m sampai 1650 di bawah perrmukaan laut. Menyukai daerah terbuka, tetapi bisa subur juga ditempat teduh. Daunnya lebar dengan tepi bergerigi, sering basah dan berambut halus. Berwarna hijau licin dengan sedikit ungu. Didekat bangkal batang, daun bergerigi itu terpusar membentuk roset dan yang di sebelah atas memeluk batang berselang-seling. Bunga dari tempuyung ini berwarna kuning dengan mahkota daun banyak, berbentuk telur, berupa bunga pita yang letaknya terkumpul seperti buket dan bunga seluruhnya berbentuk silindris

Selasa, 25 Juni 2013

by SufiMuda
Ada ungkapan dalam bahasa Spanyol yang artinya seperti ini, " Tuhan memberikan apapun yang Anda minta, Anda tinggal meng-order-nya". Artinya Tuhan yang Maha Kaya sanggup memberikan apapun yang di minta oleh hamba-Nya, apapun tanpa batas karena Dia tak berbatas atau tak terhingga. Begitu pengasih dan penyayang Tuhan kepada hamba-Nya sehingga Dia memberikan garansi 100% akan memenuhi apapun yang diminta oleh hamba-Nya sebagaimana firman-Nya: "Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Al-Mu'min: 60).
Guru pernah cerita tentang anak kecil yang meminta sepeda mini kepada Bapaknya yang sangat kaya, anak tersebut menangis terus menerus karena keinginannya belum terpenuhi.
Bapaknya bertanya, " nak, kenapa kamu menangis? ".
" Aku pengen sepeda mini, tapi bapak gak belikan ".
Bapaknya tersenyum terus berkata, " nak, bukan gak bapak penuhi, bapakmu ini orang paling kaya di dunia dan permintaanmu juga kecil, jangankan sepeda mini, pesawat terbang pun bapak beli jikau kau meminta".
Dengan kesal anaknya berkata, " Aku pengen sepeda mini aja , untuk apa pesawat terbang, ban nya aja sebesar mobil, kalau bocor gimana tambalnya?"

Minggu, 02 Juni 2013


Dalam dunia pewayangan ada tokoh-tokoh para Dewa yang terkadang dimunculkan dari suatu lakon wayang. Dari para tokoh-tokoh Dewa tersebut digambarkan memiliki karakter sendiri-sendiri, baik wajah karakter maupun kesaktiannya. Mungkin bagi generasi muda Jawa Tengah khususnya kurang paham tentang ini. Maka dari agar kita lebih mengenalnya, berikut saya tuliskan 72 nama dewa dalam dunia wayang kulit. Sebenarnya bukan ini saja, namun karena keterbatasan waktu saya hanya menuliskan 72 nama dewa saja.

1. BATHARA GURU
Juga disebut Sang Hyang Manikmaya adalah putra ketiga Sang Hyang Tunggal dengan Dewi Wirandi / Rekatawati, putri Prabu Yuyut / Resi Rekatama, Raja Samodralaya. Dia memiliki 2 saudara kandung yaitu Sang Hyang Tejamaya / Antaga dan Sang Hyang Ismaya. Batara Guru juga memiliki 3 orang saudara seayah lain ibu putra Dewi Darmani, putri Sang Hyang Darmayaka dari Selong, yaitu: Sang Hyang Rudra / Dewa Esa, Sang Hyang Dewanjali dan Sang Hyang Darmastuti.

Sabtu, 25 Mei 2013

Kiai HM Kholil    Punya Peninggalan Kolam, Airnya Buat Awet Muda
Tergetar hati bila menginjakkan kaki di pelataran pasareaan ulama besar Kiai Haji Moh Kholil yang terletak di kampung Martajasah, Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Madura. Ternyata makam itu tidak pernah sepi peziarah. Setiap saat menggema doa dan tahlil dari sebuah cungkup kecil yang letaknya berdekatan dengan masjid tua. Iramanya sakral memecah keheningan malam, menghiasi suasana penuh makna dan pesona gaib.
tapi niat setiap peziarah ternyata berlainan. Ada yang ingin kaya dan saleh seperti kiai, naik pangkat, dekat jodoh atau ingin jabatan baru. Jangan salah tafsir di pesarean ini para peziarah tidak minta kepada kuburan atau makam Kiai, tetapi mereka dengan khusuk membaca melafalkan ayat-ayat suci Alquran sambil berdoa kepada Tuhan YME memohon petunjuk dan hidayah-Nya. “Ziarah di makam Kiai Moh Kholil ingin meneladani apa yang telah dilakukan Kiai semasa hidupnya,” ungkap salah seorang peziarah asal Cirebon yang tidak mau disebut namanya. Makamnya sendiri berada di dalam cungkup dibungkus kain kafan putih. Letak cungkup berdekatan dengan bangunan masjid kecil.

Jumat, 03 Mei 2013


LEGENDA DAN SEJARAH BERDIRINYA KABUPATEN BATANG
Konon pada waktu Mataram mempersiapkan daerah- daerah peratanian untuk mencukupi persediaan beras bagi para prajurit Mataram yang akan mengadakan penyerangan ke Batavia, Bahurekso mendapat tugas membuka hutan Roban untuk dijadikan daerah pesawahan. Hambatan dalam pelaksanaan tesebut ternyata cukup banyak. Para pekerja penebang hutan banyak yang sakit dan mati karena konon diganggu oleh jin, setan peri prayangan, atau siluman- siluman penjaga hutan Roban, yang dipimpin raja mereka Dadungawuk. Namun berkat kesaktian Bahurekso, raja siluman itu dapat dikalahkan dan berakhirlah gangguan-gangguan tersebut walaupun dengan syarat bahwa para siluman itu harus mendapatkan bagian dari hasil panen tersebut. Menurut  legenda, Batang berasal dari kata= Ngembat- Watang yang berarti mengangkat batang kayu. Hal ini diambil dari peristiwa kepahlawanan Ki Ageng Bahurekso, yang dianggap dari cikal bakal Batang. Adapun riwayatnya diungkapkan sebagai berikut:
Demikianlah hutan Roban sebelah barat ditebang seluruhnya. Tugas kini tinggal mengusahakan pengairan atas lahan yang telah dibuka itu.

Minggu, 14 April 2013

POHON TEMBAGA dan ASAL MULA BANYUMAS

Sepintas lalu pohon ini tampak seperti pohon biasa, namun demikian bila anda cermati lebih dekat secara langsung pohon ini mempunyai warna yang khas coklat kekuningan layaknya logam tembaga.
Pohon ini merupakan “prasasti” hidup sejarah Banyumas, karena menurut babad dan cerita sejarah Banyumas dari sini titik tonggak sejarah dimulainya / dibangunnya Kabupaten Banyumas . Pohon ini terletak di daerah yang pertama kali dibangun sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas di hutan Mangli daerah Kejawar dan sekarang terletak di Desa Kalisube
Grumbul Mangli, Kecamatan Banyumas.